Masalah Sampah, Bupati PAS Tekankan Edukasi Pada Masyarakat

  • Admin Humassetda
  • 14 Oktober 2019
  • Dibaca: 164 Pengunjung

Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, ST menekankan edukasi kepada masyarakat menjadi hal yang sangat penting saat ini. Hal ini dilakukan agar masyarakat bersama dengan stakeholder lainnya sadar dalam menjaga dan memelihara lingkungan, agar dapat menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih khususnya di Kabupaten Buleleng.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Agus Suradnyana usai  menghadiri Sidang Paripurna terkait dengan penyampaian nota pengantar Bupati tentang beberapa Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), bertempat di Ruang Sidang Utama, Gedung DPRD Kabupaten Buleleng, Senin (14/10).

Ditemui usai pelaksanaan sidang, dirinya mengatakan masalah sampah terutama yang ditemui di desa-desa yang ada di Buleleng bahkan hingga ke pelosok, tidak hanya dengan penyelesaiannya saja, tetapi harus ada edukasi khusus terlebih dahulu sebelum di selesaikan bersama-sama. Dalam hal tersebut, edukasi masalah sampah kepada masyarakat dapat dijadikan panduan dalam penanganannya. “Kondisi sampah di Buleleng tentu terdapat perbedaan dalam menyelesaikannya, karena dilihat dari posisi geografis, topografi, dan memiliki luas pantai yang panjang, harus ada sesuatu yang komperhensif untuk menyelesaikannya,” ujar Bupati Agus Suradnyana.

Lebih lanjut, Bupati asal Desa Banyuatis ini mengungkapkan langkah awal yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan edukasi kepada masyarakat yang berada di hulu terlebih dahulu, agar dapat memilah sampah, membuat Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), serta pemberian alat transportasi pengangkut sampah. Sehingga, jika kondisi lingkungan yang berada di hulu dapat terjaga dan teratur, maka sudah tentu akan memberikan dampak positif kepada lingkungan yang berada di hilir. “Buleleng ini kan berbasis environment atau lingkungan hidup, maka sustainable environment nya harus diatur dengan baik,” ungkapnya.

Menyelesaikan masalah sampah, masih kata Bupati Agus Suradnyana, tidak semudah yang dipikirkan karena harus ada kebiasaan dalam menjaga dan rasa peduli terhadap lingkungan agar secara perlahan masalah sampah dapat terselesaikan. Beberapa kicauan dari masyarakat yang ditemui di media sosial terkait kebersihan lingkungan di Buleleng, bisa dijadikan bagian dari edukasi terhadap penyelenggaraan penyelesaian masalah sampah. “Kita mengedukasi dulu sebelum masuk ke regulasi, suatu saat jika melalui edukasi belum berhasil, nanti pasti kita lakukan regulasi,” tutupnya. (Rma)

 

Share Post :